Virtualisasi Router Mikrotik dengan KVM
KVM adalah sebagai salah satu alat hypervisor di dalam virtualisasi. Banyak hypervisor lainnya, seperti VM Ware vSphere, HyperV yang sebagai bawaannya di Windows, Virtualbox produknya Oracle (ora kelar-kelar :p), VirtualPC, Qemu, Parallel nah yang ini cuma bisa di MacOS, dll..
Hypervisor adalah si penghubung dan pembuat Operating System (OS) virtual yang akan diinstall di dalam OS. Jadi hasilnya ada OS didalam OS.. Tapi OS utama itu bisa disentuh atau memang barangnya nyata.. Sedangkan yang OS virtualisasi barang nya tidak nyata, tetapi bisa dipergunakan layaknya OS biasa.
Untuk membuat virtualisasi Mikrotik di dalam Mikrotik, untuk versi 5.x sampai 6.0.x bisa menggunakan MetaROUTER sedangkan versi yang terbaru versi 6.1.5 ke atas bisa menggunakan KVM. Sama saja sebetulnya mau menggunakan MetaROUTER atau KVM, karena tampilanya tidak jauh berbeda.
Pada bahasan kali ini, menggunakan KVM untuk virtualisasinya..
Oiya, sebelumnya mau mengingatkan kalau Mikrotik didalam Virtualbox (atau hypervisor lainnya) lalu dibuat virtualisasi lagi, dengan cara tersebut tidak bisa. Karena CPU tidak support dengan mode seperti itu.
Buka Mikrotiknya terserah mau menggunakan Winbox atau Putty, karena ane kasih konfigurasi mode text dan tampilannya.. :)
Buat dahulu image MikrotikOS nya dengan ukuran space hardisk 64Mb. Ukuran bisa disesuaikan dengan selera dan beri nama file imafe
[admin@MikroTik] > kvm make-routeros-image file-name="mikrotik-virtual" file-size=64
Lalu buat virtual RAM nya
[admin@MikroTik] > kvm add name="mikrotik-virtual" memory=128 disk-images=hda:mikrotik-virtual
Setelah RAM dipasang, router perlu interface ethernet minimal 2 interface.. Yasudah, lakukanlah buat virtual ethernet di Mikrotik..
[admin@MikroTik] > interface virtual-ethernet add name="v-eth1"
[admin@MikroTik] > interface virtual-ethernet add name="v-eth2"
Lalu bila sudah membuat virtual ethernet, sekarang supaya Mikrotik virtualnya bisa mendapatkan akses internet secara nyata, maka dibuatkan bridge ke interface fisik Mikrotik asli yang terhubung internet.
[admin@MikroTik] > interface bridge add disabled=no
[admin@MikroTik] > interface bridge port add interface=ether1 bridge=bridge2 disabled=no
[admin@MikroTik] > interface bridge port add interface=v-eth1 bridge=bridge2 disabled=no
Oke bila sudah, tahap berikutnya adalah menentukan mode interface yang akan digunakan oleh Mikrotik virtual nanti. Mode yang dipakai berupa type Static ya..
[admin@MikroTik] > kvm interface add virtual-machine=mikrotik-virtual interface=v-eth1 type=static
[admin@MikroTik] > kvm interface add virtual-machine=mikrotik-virtual interface=v-eth2 type=static
Selesaii deh.. Untuk coba jalankannya dengan command





Tidak ada komentar:
Posting Komentar